| masalah seputar cat dan solusi - 2 |
Stainning (bercak-bercak seperti pulau)Penyebab :Biasanya terjadi pada pemakaian cat tembok untuk media kayu atau yang berasal dari kayu, terjadi karena kayu atau media itu masih mengandung getah yang belum tuntas keluar pada persiapan bahan. Getah yang keluar terjebak dibawah lapisan cat dan membentuk bercak seperti pulau-pulau. Pencegahan : Pilihlah bahan berjenis kayu yang akan dicat memakai cat tembok yang benar-benar sudah tidak bergetah lagi. Perbaikan : Amplas dan bersihkan bagian yang ber bercak untuk memudahkan getah kayu keluar dan biarkan untuk beberapa saat sampai getah keluar tuntas kemudian beri lapisan cat kembali. Chalking (pengapuran)Penyebab :Lapisan film cat rusak karena pengaruh serangan garam-garaman alkali (umumnya terjadi pada pengecatan tembok baru) atau pengaruh sinar matahari (terjadi pada tembok luar ruangan). Pengenceran cat yang terlalu encer sehingga film cat tidak dapat terbentuk dengan sempurna. Pencegahan : Untuk tembok baru pastikan bahwa tembok telah kering sempurna sehingga derajat alkali sudah memenuhi standart pengecatan Untuk tembok luar ruangan pakailah cat yang memang direkomendasikan untuk exterior. Encerkan cat sesuai petunjuk yang dianjurkan (yang tertera pada data teknis) Perbaikan : Jika pengapuran hanya terdapat pada tempat-tempat tertentu (karena pengaruh serangan garam alkali) amplas bagian itu saja kemudian bersihkan dan beri lapisan cat kembali. Jika pengapuran terdapat pada seluruh permukaan tembok rontokkan semua cat, bersihkan dan jika tembok belum kering benar tunggu beberapa saat sampai tembok kering dan ulangi pengecatan dari awal. Untuk tembok luar ruangan pakailan cat yang dianjurkan. Water Spot (bercak-bercak seperti basah)Penyebab :Penggunaan plamir yang belum kering sempurna dan kemudian diberi lapisan cat, maka sisa-sisa air dari plamir tersebut terjebak diantara dua lapisan plamir dan cat sehingga menyebabkan timbulnya bercak seperti basah. Pencegahan :
Amplas permukaan lapisan cat agar lebih porous sehingga air dapat dengan mudah keluar. Bila jamur telah tumbuh pada bagian-bagian yang basah tersebut, cuci dengan kaporit dan kemudian lap dengan kain basah untuk menghilangkan sisa-sisa kaporit. Biarkan mengering sempurna sebelum dilakukan pengecatan ulang. Bila dirasa perlu beri lapisan Wall Sealer yang sesuai Efflorescence (pengkristalan)Penyebab :Efflorescence terjadi pada permukaan dari plesteran semen, beton atau batu bata dimana garam-garaman yang bersifat alkali terbawa kepermukaan. Bila kristal-kristal tersebut muncul dibawah lapisan cat dan disertai kelembaban tembok akan menyebabkan lapisan cat rusak. Pencegahan : Pengecatan dilakukan setelah tembok atau plesteran atau beton telah kering sempurna dimana kadar alkali dan kadar air dari permukaan tersebut telah memenuhi syarat yang ditentukan. Permukaan yang mengandung kristal dari garam-garaman harus dibersihkan terlebih dahulu dan dibiarkan sampai tidak keluar lagi. Perbaikan : Bila pengkristalan belum merusak lapisan cat, bersihkan dengan kain basah dan keringkan. Amplas permukaan cat agar lebih porous (pori-pori terbuka) sehingga air dan garam-garaman mudah keluar. Setelah pengkristalan tidak terjadi lagi lakukan pengecatan ulang. Bila pengkristalan telah merusakkan lapisan cat maka harus dilakukan pengerokan sampai dasar, bersihkan permukaan sampai pengkristalan tidak terjadi lagi dan lakukan pengecatan ulang. Saponification (penyabunan)Penyebab :Serangan alkali pada lapisan cat yang berbahan perekat mengandung minyak seperti alkyd gloss. Alkali dan minyak akan bereaksi secara kimiawi yang disebut penyabunan dimana memberi hasil akhir seperti sabun dan menyebabkan lapisan cat menjadi lunak dan terbentuk gumpalan yang lengket. Pencegahan : Permukaan yang akan di cat harus bebas alkali. Tidak dianjurkan tembok dari plesteran semen atau beton yang masih baru di cat dengan cat dasar alkyd, tetapi sebaiknya dengan cat acrylic dasar air atau jenis yang tidak mengandung minyak Perbaikan : Kerok seluruh lapisan cat dan kemudian bersihkan permukaan secara sempurna. Selanjutnya beri lapisan cat lain yang sesuai dengan media yang akan di cat. Drying Trouble (sukar mengering)Penyebab :
Pencegahan :
Perbaikan : Lapisan cat harus dikerok sampai bersih kemudian ulangi pengecatan dari awal Discolororation (perubahan warna)Penyebab :Bahan perekat dari lapisan cat yang dirusak oleh garam-garam atau bahan kimia lain yang berasal dari dalam permukaan atau dari udara. Demikian pula pigment (pewarna) dapat diserang oleh bahan-bahan kimia atau sinar matahari. Pencegahan : Pemilihan cat dan juga warna disesuaikan dengan kondisi yang dibutuhkan. Perbaikan : Bila penyebab perubahan warna telah diketahui, maka dapat dilakukan pengecatan ulang dengan jenis cat yang sesuai. Crater (permukaan mata ikan) Penyebab :Pengadukan cat yang kurang sempurna sehingga kekentalan cat tidak merata Pencegahan : Pastikan pengadukan cat telah sempurna sebelum cat dipergunakan Perbaikan : Biarkan cat mengering dan keras sempurna. Gosok bagian yang bermata ikan dan selanjutnya ulangi pengecatan. Wrinkling (permukaan berkerut)Penyebab : sumber : indianapaint.com |
Update Website
Last Revision : 13 Apr 2012
by : www.sonvidon.comĀ


